Bunda Bijak, Anak Sehat, keluarga bahagia

Friday, June 1, 2012

Ternyata Orgasme Wanita bisa Bertahan 4 Bulan


Umumnya, orgasme pada wanita terjadi selama 10 -15 detik. Namun seorang terapis seks mengatakan bahwa perempuan dapat mengalami orgasme sampai beberapa bulan lamanya. Ia mengenalkan teknik khusus yang disebut meditasi orgasmik dan membuat perempuan berfokus pada keinginannya.

Nicole Daedone, instruktur seks dan penulis buku berjudul 'Slow Sex' mengatakan bahwa orgasme perempuan dapat berlangsung hingga selama 4 bulan, jika dilakukan dengan pasangan yang mencintai dan teknik yang tepat.

Caranya, Daedone mengenalkan sebuah teknik yang disebut meditasi orgasmik. Teknik ini memungkinkan para perempuan berada dalam keadaan terangsang terus-menerus sehingga membantu meningkatkan gairah dalam segala aspek kehidupannya.

"Orgasme pada laki-laki bukanlah misteri besar. Namun orgasme pada perempuan lebih sulit dipelajari sehingga banyak menciptakan masalah di tempat tidur. Salah satu survei mengenai seks melaporkan bahwa hanya 26% perempuan yang mengakui mengalami orgasme saat terakhir kali bercinta. Sedangkan pada laki-laki, jumlahnya sebesar 76%," kata Daedone seperti dilansir Daily mail, Jumat (27/4/2012).

Daedone berpendapat, rendahnya persentase orgasme yang dialami perempuan ini seharusnya ditangani dengan pendekatan medis.

Menurutnya, tekanan dari pasangan untuk melakukan adegan seksual seperti di film-film menganggu hasrat alami perempuan. Kenyataannya, kebanyakan perempuan mengalami orgasme secara berbeda dibandingkan laki-laki.

Banyak perempuan merasa terburu-buru mencapai orgasme karena gaya bercinta laki-laki yang merusak kesenangan perempuan. Pemahaman mengenai orgasme juga banyak yang ditafsirkan dari kacamata laki-laki saja dan mengesampingkan perasaan perempuan.

"Orgasme adalah kemampuan tubuh untuk menerima dan merespon kesenangan. Proses ini berlangsung secara alami dan sederhana. Klimaks merupakan bagian dari orgasme, tetapi bukan orgasme yang sebenarnya. Perempuan bisa mencapai orgasme sebanyak yang dicapai laki-laki, bahkan mungkin lebih. Perempuan juga dapat lebih menginginkan seks dibanding laki-laki," kata Daedone.

Agar dapat mencapai orgasme semacam ini, maka pikiran harus berkonsentrasi penuh dan semua gangguan dari luar harus dihilangkan.

Tugas perempuan adalah berkonsentrasi penuh pada sensasi yang dirasakan, tanpa membiarkan pikirannya membayangkan hal lain. Sedangkan peran laki-laki adalah berkonsentrasi kepada pasangannya.

Meditasi orgasmik adalah seks, tapi tidak seperti seks yang biasa kita kenal. Teknik ini membangkitkan kembali kepekaan perempuan dan memicu prempuan melakukan keinginannya sendiri. Intinya, perempuan tidak seharusnya menahan keinginan seksnya.

Meditasi memperlambat denyut jantung, menenangkan gelombang otak dan baik untuk kesehatan jasmani maupun rohani. Saat bercinta, perempuan harus memusatkan penuh kesadarannya pada apa yang dirasakan tanpa memikirkan hal lain dan berfokus pada kenikmatannya.

Berlatih meditasi orgasmik 3 - 5 kali seminggu dapat membuat perempuan lebih lama mengalami orgasme. Teknik ini berfokus pada sensualitas dan keintiman yang tercipta antara pasangan sehingga memungkinkan perempuan tetap bergairah sepanjang hari (aneh indah)


Monday, January 3, 2011

Kenapa Harus Menjaga Keperawanan dan Keperjakaan



Bunda Bijak pasti prihatin saat mendengar berita maupun penelitian yang menyatakan bahwa banyak sekali pelajar dinegara kita yang sudah tidak perawan atau perjaka lagi. Bahkan ada daerah yang mewacanakan agar dilakukan tes keperawanan/keperjakaan pada saat pendaftaran sekolah.

Seiring dengan majunya sarana telekomunikasi, transfer budaya dari seluruh penjuru dunia semakin meningkat pesat. Termasuk budaya seks bebas yang diadopsi remaja-remaja kita dari kebudayaan negara barat. Keperawanan dan keperjakaan saat ini sudah menurun nilai kesakralannya, bahkan banyak anak muda yang justru mempertanyakan, kenapa keperawanan/keperjakaan karus dijaga ?

Menjaga keperawanan dan keperjakaan sebenarnya tidak hanya terkait dengan norma atau budaya yang dianut oleh sebagian besar bangsa kita tapi lebih dari itu punya manfaat kesehatan yang besar. Dokter J. Thomas Fitch dalam buku Questions Kids Ask About Sex, yang diterbitkan ANDI, Kamis (23/12/2010) mengatakan ada sejumlah alasan yang baik mengapa remaja harus menjaga keperawanan atau keperjakaannya. Adapun alasan tersebut antara lain:
  1. Belum adanya kesiapan secara mental dan psikologis apabila seorang  remaja hamil atau menghamili orang lain .
  2. Adanya ancaman Infeksi Menular Seksual (IMS) yang kemingkinan besar ditularkan dari pasangan
  3. Menjaga keperawanan atau keperjakaan adalah cara yang 100 persen efektif untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan atau penyakit infeksi seks.
  4. Beberapa penyakit menular seksual bisa menyebabkan kemandulan akibat kerusakan pada saluran indung telur. Hal ini bisa membuat seseorang mustahil untuk hamil kelak.
  5. Ancaman penyakit IMS akibat human papillomavirus (HPV) bisa mengakibatkan kanker leher rahim.
  6. Masalah emosional akhirnya menjadi lebih labil
  7. Seks bebas bisa mempengaruhi hubungan pernikahan di masa depan.
  8. Sebagian besar remaja, khususnya perempuan tidak menilai dirinya menjadi lebih baik setelah terlibat kegiatan seks.
  9. Remaja yang aktif secara seksual cenderung lebih mudah depresi, terlibat minuman keras, merokok dan narkoba.
  10. Berhubungan seks terlalu dini bisa mempengaruhi reputasi serta hubungan dengan orangtua.
  11. Dua dari tiga remaja yang melakukan hubungan seks menyatakan penyesalan dan berandai-andai jika ia mau menunggu hingga waktu yang tepat.
Sumber: detikhealth


Wednesday, October 27, 2010

Hari Terbaik untuk Bercinta


Bunda Bijak, selama ini kita percaya, melakukan berbagai hal di hari apapun merupakan hari paling baik dalam kehidupan kita.

Tetapi, menurut penelitian London School of Economics yang baru-baru ini dirilis, ternyata setiap hari itu mengandung makna sendiri-sendiri untuk melakukan suatu kegiatan. Misalnya,  Kamis menjadi hari terbaik untuk bercinta. Sedangkan Rabu, hari baik untuk menemukan cinta.

Bagaimana dengan hari-hari lainnya? Berikut ini uriannya, dikutip dari Timesofindia.

Senin, hari paling baik untuk menekan stres. Luangkan waktu untuk bersantai di hari ini. Sebab, menurut studi British Medical Journal, sekitar 20 persen orang punya kemungkinan meninggal akibat serangan jantung di hari ini. Apalagi kalau seseorang menghabiskan banyak waktu di akhir pekan untuk mengonsumsi minuman beralkohol, dan kembali mendapatkan stres saat mulai bekerja lagi di hari ini.

Selasa, terbaik untuk merancang daftar tugas dan pekerjaan. Menurut survei, para pekerja sangat produktif pada hari ini dibandingkan hari-hari lainnya.

Rabu, hari terbaik untuk mencari cinta. Menurut survei, 40 persen dari 8.000 partisipan menilai bahwa hari ini menjadi hari paling istimewa untuk kencan pertama.

Kamis, terbaik untuk berhubungan seksual. Menurut penelitian, titik puncak energi kortisol alami yang merangsang hormon seks terjadi pada hari ini. Jadi, sebaiknya Anda mengatur jam alarm agar Anda terbangun dan bisa bercinta di Kamis pagi. Pada hari ini, hormon seks testosteron pada pria dan estrogen pada wanita lima kali lebih tinggi dari hari biasanya.

Jumat, terbaik untuk berhenti menghisap rokok. Jika Anda mematikan rokok pada hari ini, menurut penelitian, Anda akan mampu bertahan dari godaan untuk menghidupkan rokok lagi pada akhir pekan. Ini terjadi karena Jumat merupakan hari pertama ketika orang berada di tingkat tekad yang kuat.

Sabtu, terbaik untuk memiliki bayi. Anak-anak yang lahir pada hari ini memiliki kesempatan yang lebih baik untuk menjadi orang penting.

Minggu, terbaik untuk makan di luar. Menyiapkan masakan sendiri di hari ini lebih stres daripada pergi ke dokter gigi. Jadi, hilangkan lelah dan santailah dengan mencari makan di luar. (Vivanews)


 

Bunda Bijak Copyright © 2010 LKart Theme is Designed by Lasantha