Bunda Bijak, Anak Sehat, keluarga bahagia

Thursday, November 10, 2011

Cokelat Ternyata Bisa Bikin Kecanduan


Tahukah Bundabijak jika ternyata coklat bisa membuat penikmatnya kecanduan? Sebagaimana dilangsir detikhealth dari Health.MSN, beberapa jenis makanan bisa saja  memiliki sifat adiktif. Hanya saja zat adiktif yang terkandung di dalam cokelat berada dalam kategori yang berbeda dibandingkan dengan zat-zat seperti heroin atau alkohol.

Pada umumnya, kecanduan terhadap suatu zat (makanan) bisa menimbulkan gejala seperti keinginan yang intens, kehilangan kontrol atas objek yang diinginkan serta terus menerus mengonsumsi meski efeknya buruk. Bahkan ada orang yang bisa terpicu nafsu makannya ketika melihat atau mencium bau makanan meski baru saja makan. Biasanya, makanan yang bisa menyebabkan ketagihan adalah makanan yang tinggi lemak serta tinggi karbohidrat. Dan cokelat adalah salah satu dari makanan tersebut. 

Bagian otak yang mengatur hasrat akan menjadi aktif ketika seseorang diberikan bau atau melihat minuman cokelat. Ketika diminum maka aktivitas otak di daerah tersebut berkurang, pola ini ditemukan pula pada orang yang kecanduan.Seseorang juga akan mengalami reaksi psikologis seperti kesenangan yang intens dan keinginan untuk mengonsumsi lebih banyak ketika makan permen cokelat.

 Meskipun tidak sebahaya kecanduan narkoba atau alkohol, tetapi kecanduan makanan seperti cokelat tetap akan menyebabkan efek samping seperti obesitas dan kehilangan kontrol makan yang bisa menjadi faktor risiko dari beberapa penyakit. Selain itu ada hal lain yang membedakan kecanduan narkoba dengan makanan, yaitu makanan diperlukan untuk kelangsungan hidup sedangkan zat adiktif seperti narkoba tidak. (detikhealth.com)


Tuesday, October 4, 2011

Cara Meredakan Nyeri Haid


Saat menghadapi tamu bulanan, kadangkala bunda bijak mengalami nyeri yang sangat. Nyeri saat menstruasi, atau dysmenorhea, sebenarnya merupakan hal yang normal terjadi. Biasanya, rasa nyeri ini akan terasa pada hari ke-1 sampai hari ke-3 menstruasi.

Menurut para ahli, rasa nyeri yang dirasakan pada saat menstruasi terjadi karena adanya reaksi akibat adanya pelepasan sel-sel endometrium di rahim. Daya tahan setiap wanita yang berbeda-beda menyebabkan reaksi rasa sakit yang berbeda pula pada setiap orang. Berikut ini merupakan cara-cara yang bisa dilakukan oleh bundabijak untuk meredakan rasa nyeri saat haid: 

Mengkonsumsi obat pereda nyeri. 
 Bagi bunda yang tidak tahan terhadap rasa nyeri yang menyerang saat haid, bisa mengkonsumsi obat pereda nyeri. Hanya saja yang perlu diperhatikan, apabila bunda membeli obat-obatan yang dijual bebas, sebaiknya tidak diminum lebih dari 3 kali sehari. Agar lebih aman, alangkah baiknya juga konsultasi dengan dokter sebelum mengkonsumsi obat jenis ini. 

Menghangatkan tubuh. 
Dengan kondisi tubuh yang hangat, maka peredaran darah akan semakin lancar sehingga mampu menekan rasa nyeri yang datang. Memakai air hangat saat mandi merupakan salah satu cara yang bisa bunda lakukan.Selain itu, bunda juga bisa mencoba merendam kaki dalam air hangat. B

Menghangatkan area yang sakit. 
Seperti halnya menghangatkan tubuh, menghangatkan area yang sakit akan mengurangi rasa nyeri yang muncul. Untuk menghangatkan bagian perut yang sakit bisa dilakukan dengan mengompres menggunakan botol hangat ataupun bantal khusus penghangat. Selain itu bisa juga dilakukan dengan minum minuman hangat seperti teh, kopi, susu, atau cokelat hangat, agar perut terasa lebih rileks dan nyaman.
 
Tarik nafas dalam-dalam.
Ketika bunda nerasakan nyeri, coba saja mengambil nafas dalam-dalam dan perlahan. Hal itu bisa merelaksasikan tubuh yang selanjutnya bisa membuat tubuh menjadi sedikit nyaman
 
Mengurangi aktivitas berat. 
Pada saat haid, sebaiknya bunda mengurangi aktivitas-aktivitas berat yang bisa menguras tenaga. Beristirahatlah sambil berbaring, ataupun menungging, agar posisi rahim tergantung ke bawah yang bisa meringankan rasa nyeri di perut. Lakukan juga gerakan ringan berikut: berbaring terlentang, kedua lutut ditekuk mendekati dada, kemudian diluruskan kembali. Lakukan paling sedikit empat kali.

Makan Makanan bergizi. 
Ketika mengalami menstruasi, tubuh bunda memerlukan asupan makanan yang banyak mengandung  protein, asam lemak omega-3, magnesium, seng, vitamin B1, dan zat besi. Pola makan yang bergizi tersebut akan membuat asupan makanan bagi bunda bisa berguna secara maksimal terhadap tubuh.
(dari berbagai sumber)



Tuesday, September 13, 2011

Nonton Kartun Merusak Memori Balita


TRIBUNNEWS.COM - Sering menonton kartun cepat ternyata merugikan kemampuan balita untuk berkonsentrasi dan memecahkan teka-teki berbasis logika. Parahnya, satu penelitian menyebutkan kebiasaan ini juga bisa merusak memori jangka pendek mereka.
Penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan dari University of Virginia di AS ini melibatkan 64 anak yang secara acak dibagi dalam tiga kelompok.

Satu kelompok diminta secara khusus menonton sembilan menit kartun SpongeBob SquarePants yang populer, di mana perubahan adegan terjadi pada rata-rata setiap 11 detik.
Kelompok lain mengamati kartun pendidikan dengan perubahan adegan rata-rata setiap 34 detik, sedangkan kelompok terakhir diizinkan untuk menggambar.
Setelah itu anak-anak kemudian diminta untuk menyelesaikan berbagai tes. Yang pertama, tes teka-teki, dan tes yang kedua adalah tes mengikuti petunjuk.

Hasilnya, terlihat kelompok anak yang sebelumnya diminta untuk menonton kartun lebih lambat menyelesaikan berbagai tes, bila dibandingkan dengan kelompok yang menonton kartun yang lambat dan kelompok yang menggambar.
"Percobaan memperlihatkan anak-anak menunjukkan prestasi yang lebih buruk setelah melihat kartun. Bahkan ada temuan yang didukung penelitian lain yang menemukan efek jangka panjang akan fakta negatif ini," tutup salah satu peneliti Dr Angeline Lillard.


Tuesday, July 5, 2011

Jangan Biasakan Anak Nonton Televisi


Jangan biasakan anak Bunda Bijak menonton televisi meskipun masih bayi. Penelitian menyebutkan bayi yang menonton tv cenderung mengalami keterlambatan kognitif dan bahasa di 14 bulan pertamaPenelitian dari New York University School of Medicine-Bellevue Hospital Center mengatakan bayi yang menonton tv 60 menit setiap hari, memiliki perkembangan tiga kali lebih rendah setelah 14 bulan dibanding yang tidak.

Meskipun perkembangan tersebut masih dalam kisaran normal, perbedaan yang nyata terlihat ketika anak-anak dan orang tua menonton tv bersama. Dalam kondisi ini, mereka lehilangan waktu berbicara, bermain dan berinteraksi untuk pembelajaran dan perkembangan.

Untuk pilihan program acara, penelitian ini juga tidak memberikan nilai plus minus. Meskipun anak menonton program yang berbau pendidikan, orang tua malah menghabiskan waktu sedikit untuk mengajar anak membaca dan sebagainya.

Walaupun anak terbantu belajarnya dengan berbagai macam program pendidikan, pada kenyataannya anak-anak akan lebih mudah memahami sekaligus senang ketika diajarkan langsung oleh orang dewasa. Pengasuh elektronik bukanlah bantuan pendidikan.

"Mengajarkan anak langsung berbicara dan membaca akan membuat anak merasa bergembira saat belajar. Dan penelitian ini sangat memberikan keterbukaan bagi orangtua yang masih enggan mengajar langsung untuk anak-anak mereka," tambah para peneliti.
(Sumber: tribunnews.com)


Wednesday, May 18, 2011

Tips Membeli Rumah


Bunda Bijak yang masih tinggal di rumah orang tua atau mertua pasti ingin memiliki rumah sendiri. Saat ini, untuk memiliki rumah sendiri banyak caranya, antara lain dengan membeli rumah baru/bekas dengan cash atau kredit atau bisa juga dengan membeli tanah dan kemudian dibangun sendiri.

Berikut ini akan kami berikan tips-tips membeli rumah kepada bunda bijak, semoga bisa dijadikan acuan:

1. Menentukan terlebih dahulu anggaran yang akan kita gunakan untuk membeli rumah.
Apabila Bunda bijak akan membeli rumah, tentukan dulu berapa anggaran yang tersedia untuk membeli rumah, terutama jika akan membeli secara cash. Apabila ingin membeli rumah secara kredit dengan sistem KPR biasanya pihak Bank akan menghitung jumlah kemampuan mengangsur yaitu 1/3 gaji.

2. Memperhatikan aksesibilitas/pencapaian rumah yang akan dibeli
Rumah yang terletak di tempat strategis  yaitu pencapaiannya mudah pasti harganya juga mahal. Paling tidak, jika bunda bijak ingin membeli rumah harus melihat ketersediaan sarana prasarana transportasi.

3. Pastikan lingkungan rumah nyaman dan aman untuk ditinggali
Lingkungan yang nyaman, tentu saja sangat bergantung pada persepsi masing-masing penghuni rumah. Akan tetapi setiap manusia pasti ingin memiliki rumah yang enak dipakai buat istirahat serta beraktivitas sehari-hari. Jauh dari kebisingan serta polusi udara yang menurunkan kualitas lingkungan. 
Tingkat keamanan dalam hal ini adalah lingkungan rumah yang aman dari tangan-tangan jahil. Di perumahan, kebanyakan saat ini menganut sistem satu pintu, sehingga tingkat keamanannya lebih terkamin. Apabila rumah yang ingin bunda beli berada di luar perumahan, paling tidak tanya pada penghuni sekitar tentang keamanan tempat tersebut. 

4. Cek status rumah di badan pertanahan terdekat, termasuk perijinan-perijinan yang ada
Cek status rumah digunakan untuk memastikan bahwa rumah tersebut bukan merupakan obyek sengketa yang dikemudian hari akan merugikan Bunda. Silahkan juga dilihat keaslian dari dokumen pendukung seperti sertivikat, IMB dan lain-lain. Selain itu, pastikan juga bahwa lokasi rumah berada di kawasan yang memang diperuntukkan bagi kawasan permukiman.

5. Pastikan ketersediaan sarana-prasarana yang lengkap di sekitar rumah
Sarana prasarana yang perlu diperhatikan antara lain: sarana pendidikan, perdagangan dan jasa, peribadatan, kesehatan, hiburan, olahraga dan lain sebagainya. Jangan sampai lingkungan rumah yang ingin dibeli jauh dari fasilitas-fasilitas tersebut diatas.

6. Pastikan rumah tidak berada dalam kawasan rawan bencana
Saat ini banyak sekali masyarakat yang salah memilih rumah karena keterbatasan informasi. Di kantor pemerintahan, biasanya sudah tersedia tempat-tempat yang termasuk dalam kawasan rawan bencana seperti rawan bencana banjir, rawan tanah longsor, daerah patahan, kawasan bencana gunung berapi dan lain sebagainya. 
7. Lihat kembali kondisi dan kualitas bangunan secara detail
Silahkan juga dicek   kondisi atap, tembok, kusen, jendela, kamar mandi, saluran air, serta lubang angin serta kualitas dari bangunan utama rumah yang akan dibeli. Kalau perlu ajaklah orang yang ahli dalam bidangnya.

Demikian beberapa tips membeli rumah yang bisa kami sajikan kepada Bunda bijak, semoga bisa memberikan informasi yang berguna.


Thursday, May 12, 2011

Jika Anak Kena Diare


Bundabijak pasti bingung jika suatu saat si kecil kena diare. Kondisi badannya yang lemas dan rewel tentu ingin segera kita atasi agar si kecil bisa nyaman lagi. Pada saat terkena diare, kita harus memperhatikan jenis makanan yang bisa kita berikan kepadanya, karena kemampuan untuk menyerap nutrisi berkurang secara drastis.

Terganggunya penyerapan nutrisi pada anak yang sedang diare dipicu oleh gerakan usus yang terlalu cepat. Saat makanan sedang dalam proses pencernaan, usus sudah memaksanya untuk keluar sehingga tubuh tidak sempat menyerap sari-sari makanan dengan optimal.  Agar si kecil tetap bisa menyerap banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh, maka jumlah asupan makanan yang kita berikan harus ditingkatkan. Pemberian makan jangan ditunda-tunda, karena untuk metabolisme sekalipun tubuh juga butuh energi yang hanya bisa diperoleh dari makanan.

Dr Helmin Agustina, Medical Manager Consumer Health Division Kalbe Farma sebagaimana dirilis dari detikhealth menyarankan untuk memilih makanan yang lunak seperti bubur atau nasi tim. Karena lunak, makanan tersebut mudah dicerna sehingga bisa diserap oleh tubuh dengan lebih cepat. Adapun jenis makanan yang harus dihindari saat diare adalah makanan-makanan yang rasanya pedas atau merangsang. Di dalam tubuh, makanan-makanan tersebut bisa memicu gerakan peristaltik usus sehingga menjadi lebih cepat dan memperparah diare.

Susu formula juga termasuk pantangan bagi anak yang sedang diare, karena mengandung laktosa yang bisa memperparah diare. Bahkan setelah diare berhenti, pemberian susu formula sebaiknya dilakukan secara bertahap mulai dari yang paling encer. Jika diarenya tidak kambuh ketika diberi susu formula yang encer, takarannya bisa ditingkatkan sedikit demi sedikit menjadi lebih kental. Demikian seterusnya, sehingga perut anak punya kesempatan untuk beradaptasi dengan laktosa dalam susu yang diminumnya.
(detikhealth)



Saturday, February 5, 2011

Hindari Serangan Jantung Usai Olahraga


Bunda Bijak, serangan jantung sebenarnya bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Hanya saja serangan jantung yang terjadi usai berolahraga menjadi pokok pemcicaraan masyarakat kita terutama pasca meninggalnya Basuki dan Adjie Massaid.

Sebagaimana di rilis dari kompas.com, seorang ahli penyakit jantung dr.Grace Tumbelaka, Sp.OK menyatakan bahwa serangan jantung yang terjadi pasca olahraga biasanya terjadi pada orang yang punya risiko penyakit jantung atau pada mereka yang jantungnya tidak terlatih namun nekat berolahraga. Biasanya, kejadian tersebut terjadi pada orang-orang yang sudah "berumur" dan tidak memiliki waktu untuk melakukan olahraga secara rutin.

Dr Michael Triangto, SpKO, Spesialis Kedokteran Olahraga di RS Mitra Kemayoran melalui detikhealth.com juga menyatakan bahwa kasus serangan jangtung yang terjadi seusai olah raga, yang menjadi masalah ukan jenis olahraganya, tapi adalah ketidaksiapan tubuh secara fisik dan mental. Apalagi bila sebelumnya orang tersebut sudah memiliki masalah kesehatan, seperti hipertensi atau kolesterol tinggi, tapi tidak pernah diperiksakan melalui check up.

Untuk menghindari kejadian tersebut, ada baiknya jika sejak muda sudah dibiasakan melakukan olahraga secara rutin, sehingga jantungnya terlatih. Selain itu, orang yang sudah berusia 40 tahun harus melakukan pemeriksaan kesehatan untuk menentukan jenis latihan yang tepat sesuai dengan usianya. setiap tahapan usia memiliki tingkat latihan dan porsi tersendiri, terutama intensitasnya. 

Sebelum olahraga sebaiknya cek tekanan darah, apabila tekanannya di atas atau di bawah 60-90 denyut per menit, sebaiknya jangan memaksakan diri untuk berolahraga, apalagi olahraga berat. Untuk mendapatkan manfaat yang optimal, olahraga seharusnya dilakukan dengan tepat dan diawasi sehingga tidak berlebihan. (dari berbagai sumber)


 

Bunda Bijak Copyright © 2010 LKart Theme is Designed by Lasantha